Bahas DILTA 2 hingga Kolaborasi Internasional, Rapat Bulanan Tetapkan Agenda Strategis 2026

Rapat bulanan yang dilaksanakan pada 13 Februari 2026 menghasilkan sejumlah keputusan penting terkait penyelenggaraan DILTA 2, rencana Pertemuan ADRISPA 2026, serta perluasan kerja sama internasional. Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kualitas akademik, kolaborasi, dan jejaring global.

DILTA 2 Angkat Tema Etika AI dalam Pembelajaran IPA

Agenda pertama rapat difokuskan pada persiapan DILTA 2. Berbagai usulan tema disampaikan, mulai dari tips prodi unggul dan persiapan akreditasi, perkembangan karier dosen, pembahasan kurikulum OBE, strategi penyelesaian skripsi bagi mahasiswa, integrasi AI dalam pembelajaran IPA, asesmen CPL, hingga strategi menembus publikasi Scopus.

Setelah melalui diskusi dan mempertimbangkan urgensi serta relevansi dengan perkembangan pendidikan saat ini, forum menetapkan tema prioritas:

“Etika Penggunaan AI dalam Pembelajaran IPA (Dosen, Mahasiswa, dan Umum)”

Tema ini dinilai sangat aktual di tengah masifnya penggunaan kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan. Kegiatan DILTA 2 akan menghadirkan narasumber dari PT Sevima dan dijadwalkan berlangsung pada 24 Februari 2026 pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Pertemuan ADRISPA Indonesia 2026 Dirancang Lebih Kolaboratif dan Internasional

Pembahasan kedua menyoroti rencana Pertemuan ADRISPA 2026 yang direncanakan diselenggarakan oleh Tadri IPA UIN Ponorogo. Pertemuan ini masih dalam tahap pembahasan internal oleh pihak tuan rumah.

Sebagai referensi, pertemuan ADRISPA sebelumnya telah berlangsung pada September 2025. Untuk tahun 2026, kegiatan direncanakan lebih kolaboratif, termasuk beberapa kemungkinan sebagai berikut:

  • Pengabdian masyarakat bersama perguruan tinggi lain

  • Pelaksanaan pada Juli atau awal Agustus 2026

  • Skema kolaborasi internasional berbasis hybrid

  • Keterlibatan minimal empat negara dalam kegiatan pengabdian

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas jejaring internasional sekaligus memperluas dampak pengabdian masyarakat secara global.

Perluasan MoU dengan Organisasi Ilmiah Malaysia

Rapat juga membahas target kerja sama berikutnya dengan Malaysian Young Scientist Organization. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat peran dosen TIPA dalam ajang kompetisi internasional.

Beberapa manfaat yang diharapkan dari kerja sama ini antara lain:

  • Diskon Endorse ADRISPA Indonesia dalam lomba MYSO

  • Kesempatan bagi dosen TIPA menjadi juri pada kompetisi internasional

Sebagai tindak lanjut, Bagian Kerja Sama dan Penguatan ADRISPA akan menyiapkan draft MoU dalam dua bahasa.

Komitmen Penguatan Mutu dan Jejaring Global

Melalui berbagai keputusan yang dihasilkan, rapat bulanan ini menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas akademik, memperluas kolaborasi lintas institusi, serta memperkuat reputasi di tingkat nasional dan internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *