Tumbuh dan Berjuang Bersama Sesama Anggota ADRISPA Indonesia, IAI Al Fatimah Bojonegoro Benchmarking ke UIN Syekh Wasil Kediri

Kediri — Institut Agama Islam (IAI) Al Fatimah Bojonegoro melaksanakan kegiatan benchmarking ke Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri pada Rabu, 8 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung SBSN UIN Syekh Wasil Kediri mulai pukul 10.00 WIB dan bertujuan untuk memperkuat tata kelola akademik serta sistem penjaminan mutu perguruan tinggi.

Rombongan benchmarking dari IAI Al Fatimah Bojonegoro terdiri atas Wakil Rektor III, Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah, Ketua Program Studi (Kaprodi) Tadris IPA, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), serta Kepala Biro. Kehadiran rombongan ini merupakan bagian dari upaya strategis institusi dalam meningkatkan mutu akademik dan kelembagaan.

Kedatangan delegasi IAI Al Fatimah Bojonegoro disambut secara langsung oleh pimpinan dan sivitas akademika UIN Syekh Wasil Kediri, yang terdiri dari Dekan Fakultas Tarbiyah, Wakil Dekan I, Wakil Dekan III, Kaprodi Tadris IPA, Ketua Gugus Penjamin Mutu beserta Tim Penjamin Mutu, serta beberapa dosen Program Studi Tadris IPA UIN Syekh Wasil Kediri.

Dalam sesi diskusi dan sharing praktik baik, kedua institusi membahas sejumlah agenda strategis, diantaranya persiapan akreditasi program studi dan institusi, penguatan sistem penjaminan mutu internal, serta implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Diskusi berlangsung secara interaktif dengan saling bertukar pengalaman, tantangan, dan strategi pengelolaan akademik yang berorientasi pada peningkatan mutu dan daya saing lulusan.

Selain diskusi akademik, dalam pertemuan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Implementation Agreement (IA) dan Memorandum of Understanding (MoU) antara IAI Al Fatimah Bojonegoro dan UIN Syekh Wasil Kediri. Penandatanganan ini menjadi langkah awal penguatan kerjasama kelembagaan kedua kampus, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan penjaminan mutu.

Kaprodi Tadris IPA IAI Al Fatimah Bojonegoro, Shobrina Nurul Mufida, M.Pd., menyampaikan harapannya terhadap kerja sama yang telah terjalin. “Kami berharap melalui penandatanganan IA dan MoU ini, kerja sama antara IAI Al Fatimah Bojonegoro dan UIN Syekh Wasil Kediri dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam peningkatan kualitas akademik, penguatan penjaminan mutu, serta pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. Sinergi ini diharapkan dapat berkelanjutan dan berdampak positif bagi kedua institusi,” ujarnya.

Sementara itu, Kaprodi Tadris IPA UIN Syekh Wasil Kediri, Dr. Ummiy Fauziyah Laili, M.Si., mengajak IAI Al Fatimah Bojonegoro untuk terus menjaga semangat kolaborasi dan bertumbuh bersama. “Kami mengajak IAI Al Fatimah Bojonegoro untuk tetap semangat tumbuh bersama, saling menguatkan, dan berjuang secara kolektif demi kemajuan bersama. Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, kita dapat saling belajar, berbagi praktik baik, serta bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan Tadris IPA agar mampu berkontribusi lebih luas bagi pengembangan pendidikan sains di Indonesia,” ungkapnya.

Menariknya, kerja sama ini semakin diperkuat oleh fakta bahwa IAI Al Fatimah Bojonegoro dan UIN Syekh Wasil Kediri merupakan sesama anggota ADRISPA (Asosiasi Dosen Tadris IPA) Indonesia. Kesamaan jejaring profesional ini menjadi landasan penting dalam membangun kolaborasi akademik, pertukaran praktik baik pembelajaran, serta pengembangan keilmuan Tadris IPA di tingkat nasional.

Di akhir sesi kegiatan, rombongan IAI Al Fatimah Bojonegoro diajak mengunjungi sejumlah fasilitas penunjang akademik yang dimiliki UIN Syekh Wasil Kediri, meliputi Laboratorium Kimia, Laboratorium Biologi, Laboratorium Fisika, serta Laboratorium Microteaching. Kunjungan ini memberikan gambaran langsung mengenai sarana dan prasarana pendukung pembelajaran serta praktik mahasiswa di lingkungan Fakultas Tarbiyah.

Melalui kegiatan benchmarking, penandatanganan kerja sama, serta kunjungan fasilitas ini, diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan antara kedua perguruan tinggi dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola akademik dan mutu lulusan. Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama serta komitmen untuk menindaklanjuti kerja sama dalam berbagai program akademik di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *