
Sidoarjo — Asosiasi Dosen Tadris IPA (ADRISPA) resmi menggelar Pertemuan Nasional dan Workshop Nasional yang diselenggarakan selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Agustus 2026 di Hotel Neo+ Waru, Sidoarjo. Rangkaian kegiatan tingkat nasional ini dibuka secara resmi pada Kamis sore (6/8/2026) oleh Dekan UIN Ponorogo, Prof. Dr. Mukhibat, M.Ag., bersama pakar pendidikan sains nasional Prof. Kartimi dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Prof. Chaerul Rochman dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Sesi pembukaan sore hari tersebut menjadi ajang konsolidasi dan silaturahmi bagi lebih dari 20 dosen Tadris IPA yang hadir dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia. Beberapa kampus yang turut hadir di antaranya UIN Kediri, UIN Salatiga, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, UIN Datokarama Palu, UIN KHAS Jember, UIN SUSKA Riau, UIN Sultan Amai Gorontalo, UIN Kudus, IAI Al Fatimah Bojonegoro, serta berbagai perguruan tinggi keguruan Islam lainnya. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Mukhibat, M.Ag. menekankan pentingnya penguatan kelembagaan dan sinergi riset antarkampus untuk mendorong inovasi pendidikan sains yang berdaya saing global.

Usai prosesi pembukaan dan pendaftaran peserta, kegiatan dilanjutkan pada malam harinya dengan agenda pertama yaitu workshop yang mengusung tema “Penyusunan Dokumen Paten bagi Inovasi Pendidikan dan Sains”. Sesi malam ini difokuskan pada seputar dunia paten dan strategi penyusunan dokumen paten dari berbagai hasil riset dosen maupun mahasiswa, mulai dari pengembangan media pembelajaran berbasis sains, alat peraga laboratorium, hingga formulasi dan metode eksperimen ilmiah. Arahan dari Pemateri turut mempertegas pentingnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) agar hasil riset akademis tidak berhenti sebagai laporan formal semata, melainkan memiliki perlindungan hukum yang kuat dan siap dikomersialisasikan.
Melalui pendampingan intensif yang dimulai sejak malam pertama ini, para peserta dibimbing secara mendalam untuk memetakan kebaruan (novelty) inovasi, merumuskan deskripsi teknis, serta menyusun klaim paten yang presisi.
